Pemerintah Dorong Perusahaan Agar Susun Perencanaan Tenaga Kerja Mikro

 Tanggal : 2011-09-07
 Pengunggah : admin
Pemerintah Dorong Perusahaan Agar Susun Perencanaan Tenaga Kerja Mikro

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar meminta perusahaan- perusahaan swasta yang tersebar di seluruh Indonesia agar melakukan perencanaan kinerja perusahaan yang matang serta membuat pemetaan rencana pekerja mikro setiap tahunnya. Dengan perencanaan dan pemetaaan yang baik maka diharapkan dapat mengurangi terjadinya kasus-kasus perselisihan hubungan industrial, kecelakaan kerja, serta menghindarkan pemogokan dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). ???Bahkan dengan perencanaan keuangan yang baik, maka tidak akan terjadi lagi masalah terkait upah dan pembayaran Tunjungan Hari Raya (THR) yang merupakan hak pekerja/buruh. Perusahaan harus mempersiapkan semua itu secara matang, ??? kata Menakertrans Muhaimin Iskandar saat melakukan kunjungan kerja ke PT Indah Kiat, Tangerang Selatan, Banten pada Senin (22/8). Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan dengan melaksanakan perencanaan tenaga kerja mikro, maka perusahaan akan dapat menjamin kelangsungan kerja para pekerja/buruh serta dan dapat pengembangan bisnis perusahaan secara lebih terarah. ???Pemetaan perencanaan tenaga kerja mikro yang harus dilakukan perusahaan antara lain meliputi sistem pelatihan dan pengembangan pegawai, perlindungan, pengupahan serta asuransi jaminan sosial Tenaga kerja (Jamsostek) dan produktivitas kerja, ???kata Muhaimin. Ditambahkan Muhaimin, dengan perencanaan yang matang, maka sebuah perusahaan dapat melaksanakan program rekutmen dan pelatihan pekerja/buruh yang berkualitas dan kompeten dalam setiap jabatan. Selain itu, dengan perencanaan yang baik pun perlindungan pekerja/buruh akan menjadi lebih terjamin. Menurut data Kemenakertrans, per Maret 2011, berdasarkan pelaksanaan Undang-undang No.7 Tahun 1981 tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan, saat ini.terdapat 219. 721 perusahaan di Indonesia. Perusahaan yang telah melakukan wajib lapor ini terdiri dari 160.867 perusahaan skala kecil dengan jumlah pekerja/buruh < 25 orang, , 41.991 perusahaan skala sedang dengan jumlah pekerja antara 25 sampai 49 orang pekerja , 16.863 perusahaan sedangkan perusahaan besar yang memilki 50 pekerja atau lebih. Muhaimin mengatakan saat ini di dalam dunia ketenagakerjaan diperlukan suatu iklim usaha yang kondusif, sehingga dapat menciptakan ketenanganan bekerja dan sekaligus membuka lapangan kerja baru dalam rangka penanggulangan pengangguran dan peningkatan kesejahteraan pekerja dan keluarganya. ??? Kedua belah pihak yaitu pengusaha/manajemen dan pekerja/buruh harus menyamakan persepsi mengenai cara-cara penciptaan hubungan industrial yang baik, sehingga dapat meningkatkan produktivitas, menarik investasi serta yang paling penting menghindari terjadinya PHK, kata Muhaimin. Muhaimin optimis, bila perencanaan tenaga kerja mikro dilakukan oleh perusahaan-perusahaan swasta, maka akan meningkatkan partisipasi tenaga kerja secara profesional untuk mendukung pencapaian tujuan perusahaan. Untuk itulah pemerintah terus-menerus menghimbau agar supaya setiap perusahaan menyusun dan melaksanakan perencanaan tenaga kerja mikro. Pusat Humas Kemenakertrans


Tags:pemerintah-dorong-perusahaan-agar-susun-perencanaan-tenaga-kerja-mikro

Berita Terkait Berita Terkait